About Rutgers Indonesia

Jadi Bagian dari Tim Kami

Konsultan Gender Specialist

Dalam menerapkan program Prevention+, Rutgers WPF Indonesia sedang mencari terobosan terkait paduan dari hasil kerja kami terkait pelibatan laki-laki dalam program-program pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada perempuan yang berkeluarga. Terdapat asumsi, bahwa program pemberdayaan ekonomi yang hanya ditargetkan perempuan dapat berdampak pada relasi suami-istri, oleh sebab itu, Rutgers berupaya untuk melihat lebih jauh proses pendampingan program pemberdayaan ekonomi dan mempelajari sejauh mana integrasi progam pelibatan laki-laki akan berkontribusi dalam pencapaian kesuksesan program tersebut.

Tujuan Kegiatan

  • Mengidentifikasi organisasi-organisasi yang fokus pada program pemberdayaan ekonomi dengan target utama perempuan yang sudah memiliki tata kelola dan standarisasi intervensi. Diutamakan organisasi yang berada di sekitar Jakarta, Lampung dan Yogyakarta, konsultan dapat mengajukan 1-2 lokasi lain jika dirasa perlu.
  • Memahami dan memetakan design dan intervensi yang sudah dilakukan untuk program-program pemberdayaan ekonomi, (dianjurkan menggunakan pendekatan ekologis supaya dapat memetakan enabling environment)
    • Minimal 2 dari program LSM
    • Minimal 2 dari program pemerintah
  • Memetakan kebijakan yang sudah dibuat terkait pengarus utamaan Gender (Gender Mainstreaming) dalam program-program pemberdayaan ekonomi tersebut.
  • Memberikan rekomendasi arah bagi Rutgers WPF Indonesia untuk mengintegrasikan Gender Transformative Approach ke dalam isu pemberdayaan ekonomi perempuan.

Ruang Lingkup Pekerjaan

Briefing Awal 1 hari
Proposal lengkap dengan metodologi dan timeline 5 hari

Finalisasi Draf 1(inception report) yang meliputi:
Bab 1: latar belakang (berdasarkan desk review)
Bab 2: metodologi
Daftar organisasi dan program yang akan diwawancara
Rencana pengambilan data

5 hari
Pengambilan data 10 hari
Rapat konsultatif dengan organisasi pemberdayaan ekonomi perempuan dan tim pembuatan modul. 1 hari
Konsultan mempresentasikan hasil temuan lapangan dan menyerahkan Draf 2 yang berisi:
Bab 3: Temuan awal
Bab 4: Simpulan
Bab 5: Rekomendasi
1 hari
Draft 3
Revisi sesuai masukan (total bab 1-5 tidak lebih dari 50 halaman)
Executive Summary in English (max 10 halaman)
3 hari

Keluaran

Dokumen tentang integrasi pendekatan gender transformatif yang di dalamnya mencakup:

  • Identifikasi organisasi-organisasi yang fokus pada isu pemberdayaan ekonomi perempuan dan analisis SOP pengarusutamaan gender dalam organisasi tersebut.

  • Memetakan desai dan intervensi yang sudah dilakukan oleh organisasi tersebut.

  • Memetakan kebijakan yang sudah dibuat dalam pengarusutamaan gender (gender mainstreaming) dalam program-program pemberdayaan ekonomi perempuan.

  • Memberikan rekomendasi arah bagi Rutgers WPF Indonesia dan mitra untuk mengintegarsikan gender transformative approach ke dalam isu pemberdayaan ekonomi perempuan.

Penyampaian Proposal

  • Struktur proposal dapat termasuk (tetapi tidak terbatas pada):
    • Fokus, tujuan, dan lingkup
    • Cara pengambilan data dan informasi
    • Ketersediaan sumber daya untuk menghasilkan keluaran yang diinginkan termasuk CV calon konsultan
    • Deskripsi penyelesaian dokumen yang meliputi isu yang akan disorot, pengumpulan data – Sumber data dan pengkodean untuk memastikan ketetapan bukti dan temuan, manajemen data (bagaimana data akan dikumpulkan, dianalisis, dan diintegrasikan untuk mencapai keluaran).
    • Pertimbangan etis
    • Rencana kerja
    • Manajemen risiko
    • Anggaran
  • Portofolio berupa contoh tulisan atau bentuk laporan yang pernah dibuat
  • Konsultan akan bekerja sama dengan tim quality control yang terdiri dari PMEL Coordinator, SGBV Specialist, dan PO Prevention+
  • Format dan outline laporan akhir disepakati bersama sebelum proses penulisan.

Kualifikasi Konsultan

  • Seorang Gender Specialist yang biasa bekerja dalam program pemberdayaan ekonomi perempuan, dengan pengalaman langsung > 8 tahun.

  • Diutamakan yang juga memiliki pemahaman mengenai gender based violence dan gender transformative approach.

  • Memahami isu pelibatan laki-laki (male involvement) dalam menurunkan angka kekerasan berbasis gender.

  • Diutamakan mempunyai pengalaman dalam melakukan studi kebijakan

  • Diutamakan mempunyai pengalaman advokasi di level daerah maupun nasional

  • Memiliki kemampuan fasilitasi yang baik

  • Mampu berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan baik

  • Memiliki kemampuan menulis yang sangat baik

Linimassa

Konsultan diharapkan untuk membuat lini masa yang realistis dalam jangka waktu dua bulan, September-Oktober 2017.

Skema Pembayaran

Konsultan akan memberima honor berdasarkan skema sebagai berikut:

  • Pembayaran pertama sebesar 20% dari total kontrak yang dibayarkan setelah menandatangani kontrak

  • Pembayaran kedua sebesar 20% yang dibayarkan setelah Rutgers WPF menyetujui metodologi, rencana kerja (inception report)

  • Pembayaran ketiga sebesar 40% dibayarkan setelah pembuatan draf akhir laporan (draf 2).

  • Pembayaran akhir sebesar 20% dibayarkan setelah laporan akhir dikumpulkan.

 

Aplikasi dikirimkan melalui e-mail ke recruitment.rutgerswpf.indo@gmail.com dengan mencantumkan posisi Konsultan WEE. Deadline aplikasi ini adalah 6 September 2017.

 

Konsultan Pengembangan Strategi Komunikasi Program Yes I Do

Rutgers WPF Indonesia, Plan International Indonesia dan Aliansi Remaja Independen (ARI) berkolaborasi dalam sebuah aliansi untuk mencegah dan mengurangi perkawinan anak, kehamilan remaja dan praktik berbahaya terhadap kesehatan reproduksi perempuan melalui Program Yes I Do (YID). Program YID dilaksanakan di 12 desa di Kabupaten Sukabumi, Rembang dan Lombok Barat.

Program ini diharapkan dapat mendorong perubahan perspektif dan sikap masyarakat untuk mencegah perkawinan anak, kehamilan remaja dan praktik berbahaya terhadap kesehatan reproduksi perempuan di desanya. Hasil baseline di wilayah Sukabumi dan Lombok Barat menunjukkan tingkat penerimaan yang masih tinggi oleh kelompok masyarakat terhadap perkawinan anak dengan beberapa alasan seperti menghindari zina, faktor ekonomi, dll. Dibutuhkan strategi komunikasi yang menyeluruh dan efektif guna mengubah persepsi dan perilaku kelompok sasaran terhadap norma-norma sosial tersebut. Strategi ini juga digunakan untuk membangun kesadaran kelompok sasaran mengenai risiko dan dampak perkawinan anak, kehamilan remaja dan praktik berbahaya terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Strategi yang efektif dan kontekstual akan dikembangkan bersama seluruh mitra lokal serta anggota aliansi Yes I Do dan dijadikan panduan bagi implementasi di lapangan. Diharapkan mitra dapat  mengembangkan dan memproduksi materi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang tepat sasaran dengan pesan kunci yang efektif. Strategi tersebut juga disesuaikan dengan indikator-indikator capaian program YID.

Berdasarkan tujuan tersebut, Rutgers WPF Indonesia membutuhkan konsultan untuk mengembangkan strategi komunikasi perubahan perilaku sosial bersama anggota aliansi untuk  program Yes I Do.  

 

Tujuan

  1. Mengembangkan strategi komunikasi perubahan perilaku sosial sebagai panduan dalam mengembangkan seluruh materi komunikasi program Yes I Do.

  2. Mengembangkan kapasitas anggota aliansi YID untuk menjalankan strategi komunikasi perubahan perilaku sosial.

  3. Merumuskan rencana tindak lanjut terkait dengan pengembangan materi komunikasi masing-masing organisasi.

 

Keluaran

  • Dokumen Strategi komunikasi perubahan perilaku sosial untuk diterapkan di desa-desa intervensi program YID selama dua setengah tahun ke depan. Strategi tersebut mencakup:

    • Analisis situasi

    • Identifikasi khalayak

    • Tujuan Komunikasi

    • Pendekatan-pendekatan strategis

    • Gambaran Positioning dan Strategi

    • Rencana implementasi

    • Monitoring dan evaluasi

  • Rencana kerja  mitra lokal untuk mengimplementasikan strategi komunikasi perubahan perilaku sosial dalam program YID.

 

Tugas Utama Konsultan

  • Merancang dan memandu workshop strategi Strategi komunikasi perubahan perilaku sosial untuk anggota aliansi YID.

  • Mengembangkan strategi komunikasi perubahan perilaku sosial untuk diterapkan di desa-desa intervensi program YID selama dua setengah tahun ke depan. Strategi tersebut mencakup:

    • Analisis situasi

    • Identifikasi khalayak

    • Tujuan Komunikasi

    • Pendekatan-pendekatan strategis

    • Gambaran Positioning dan Strategi

    • Rencana implementasi

    • Monitoring dan evaluasi

  • Memfasilitasi mitra lokal untuk membuat rencana implementasi strategi komunikasi di setiap Kabupaten intervensi.

 

Kualifikasi

  1. Berpendidikan minimal pascasarjana dalam bidang komunikasi kesehatan, promosi dan edukasi kesehatan/kesehatan masyarakat, behavioural sciences, komunikai massa, atau sejenisnya.

  2. Berpengalaman dan memiliki keahlian profesional minimal 5 tahun, dalam mengembangkan, mengimplementasikan, monitoring, dan evaluasi strategi komunikasi perubahan perilaku untuk kelompok di pedasaan, di indonesia terutama yang berhubungan dengan isu gender, perlindungan anak dan kesehatan reproduksi.

  3. Memiliki pengalaman yang relevan terkait pelatihan,  mengembangkan dan melalksanakan rencana pengembangan kapasitas dalam riset komunikasi dan  perubahan perilaku yang menyasar para pemangku kepentingan.

  4. Memiliki keahlian profesional dalam mengembangkan rencana, materi, dan metode komunikasi, termasuk dalam mengukur dampaknya pada target sasaran.

  5. Memahami isu dan konteks sosial, budaya dan ekonomi terkait perkawinan anak,  kehamilan remaja dan praktik berbahaya terhadap kesehatan reproduksi perempuan.

  6. Memiliki kemampuan dalam menyusun dan mengembangkan kampanye publik dan dialog berbasis komunitas, terutama terkait dengan isu gender, perlindungan anak, dan kesehatan reproduksi.

  7. Berpengalaman dalam memandu workshop komunikasi perubahan perilaku sosial.

  8. Fasih berbahasa Indonesia dan Inggris (Lisan dan tulisan).

 

Durasi

Durasi kontrak maksimum 20 hari terhitung sejak 19 September 2017.

Pendaftaran

Bagi yang berminat harap kirim surat lamaran, CV, dan minimal tiga portofolio melalui e-mail ke recruitment.rutgerswpf.indo@gmail.com dengan mencantumkan subyek “Konsultan Strategi Komunikasi.” Deadline aplikasi ini adalah 14 September 2017.

 

 

Magang dance4life

 

Bagi kamu yang:
1. Familiar dengan penggunaan aplikasi sosial media

2. Memiliki kemampuan membaca dan menulis yang baik dalam bahasa Indonesia dan Inggris

3. Cermat dan teliti

4. Memiliki kemampuan interpersonal yang baik

5. Mampu bekerja dalam tim

6. Giat dan pekerja keras
7.  Kreatif dan inisiatif

8. Usia 20-25 tahun

9. Berdomisili di Jabodetabek



Tugas Utama:
1. Membantu programme officer melaksanakan berbagai kegiatan lapangan (kunjungan ke mitra, event kampanye, pertemuan jaringan, dll)

2. Membantu programme officer untuk pengawasan workplan program(timeline, budget, partner)
3. Mengelola media sosial program



Durasi internship berlangsung dari 25 September hingga 24 Desember 2017.  Jam kerja didiskusikan lebih lanjut dengan programme officer.

Bagi yang berminat, silakan kirimkan CV dan personal statement sebelum 13 September 2017 ke recruitment.rutgerswpf.indo@gmail.com
 

 

Magang peminat isu Hak dan Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR)

 

Sampai periode tahun 2016 sampai 2020 RutgersWPF Indonesia mengelola beberapa program, yaitu GUSO (Get Up Speak Out) fokus untuk meningkatkan pemanfaatan pendidikan seksualitas komprehensif dan layanan kesehatan seksual dan reproduksi yang ramah untuk remaja, program Yes I Do (YID) dengan objektif “agar anak perempuan yang berusia di bawah 18 tahun berdaya dalam bernegosiasi dan memutuskan kapan dan dengan siapa akan menikah dan memiliki anak, serta terlindungi dari praktik berbahaya bagi organ reproduksinya”; serta Program Prevention+ yang bertujuan untuk mengurangi kekerasan terhadap perempuan serta meningkatkan partisipasi ekonomi perempuan dengan pendekatan pelibatan laki-laki sebagai agen perubahan dan mempromosikan nilai maskulinitas yang positif berdasarkan nilai kesetaraan dan nonkekerasan.

Mendekati akhir tahun 2017, program-program telah terimplementasi melalui organisasi mitra, meningkatnya aktivitas project di lapangan oleh organisasi mitra berimplikasi pada meningkatnya kegiatan di tingkat manajerial. Kegiatan untuk peningkatan kapasitas organisasi mitra, management program dan sumberdaya serta pengembangan database untuk inventarisasi hasil dari implementasi program tersebut.

Sehubungan dengan itu, maka RutgersWPF Indonesia akan membuka kesempatan bagi remaja/orang muda yang tertarik untuk terlibat dalam kegiatan secara teknis diisu Hak dan Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dan Kekerasan Seksual dan Gender melalui program internship/magang.

 

Tujuan

  1. Memberikan kesempatan bagi orang muda untuk terlibat aktif dalam mengimplementasikan program terkait HKSR dan GBV.

  2. Mengakomodir kebutuhan tenaga tambahan untuk manajerial masing-masing program di RutgersWPF Indonesia, terutama pada bagian kerja-kerja praktis dan teknis; mengembangkan database, pelaksanaan kegiatan (pelatihan, workshop dan kebutuhan teknis lainnya.

Tugas dan Hasil

Task

Hasil

 

PMEL

  1. Mengembangkan matriks atau format untuk input data

  2. Data entry hasil implementasi program di lapangan

  3. Menyajikan data dengan terstuktur dan menarik

 

 

  1. Template untuk data hasil asesmen, pre post test, konseling

  2. Data bersih hasil asesmen, pre post test, konseling

  3. Hasil analisis

  4. Database peserta pelatihan, workshop, diskusi program GUSO dan Prevention+

 

Prevention+

  1. Membantu administrasi kegiatan-kegiatan Prevention+ (Pelatihan Konseling, FGD Journey of Transformation, Internasional Partner Meeting, dan Feminist Festival)

  2. Mengelola media kampanye (website dan Facebook page)

 

 

  1. TOR kegiatan untuk FO dan mitra

  2. Materi untuk media kampanye Prevention+

 

Deskripsi Kerja dan Kriteria

Intern tersebut akan melaksanakan tugas sebagai berikut:

No

GUSO/PMEL

 

Prevention+

1.

Bersama PMEL – PO mengembangkan data base program Prevention+, GUSO dan YID

 

Bersama PO dan administrasi officer menyiapkan kebutuhan kegiatan

2.

Membantu PMEL – PO dalam melakukan cleaning dan entry data hasil assessment GUSO, penilaian mandiri layanan kesehatan,

Implementasi CSE dan Kesehatan

Membantu PO memastikan kegiatan Prevention+ dapat terimplementasi sesuai dengan workplan sesuai time plan

 

3.

 

Membantu PMEL – PO dalam melakukan data entry hasil pre-dan posttest kegiatan Prevention+

 

 

Membantu PO dan Finace mengecek budget mitra dan pelaksanaan kegiatan

 

 

 

Mengupdate media kampanye Prevention+

 

 

Kriteria tenaga tambahan yang diperlukan

PMEL

Prevention+

 

  1. Memiliki keahlian ilmu statistik

  2. Familiar dengan SPSS, Ms.Excel dan Ms. Word

  3. Memiliki kemampuan menulis dan membaca dalam Bahasa Inggris

  4. Cermat dan teliti

  5. Usia 20-25 tahun

  6. Berdomisili di Jabodetabek

  1. Diutamakan berlatar belakang pendidikan/ memiliki pengalaman di bidang jurnalistik

  2. Familiar dengan sosial media

  3. Memiliki kemampuan menulis dan membaca dalam Bahasa Inggris

  4. Cermat dan teliti

  5. Usia 20-25 tahun

  6. Berdomisili di Jabodetabek

 

 

Bagi yang berminat harap kirim aplikasi melalui e-mail ke recruitment.rutgerswpf.indo@gmail.com dengan mencantumkan posisi Internship HKSR. Deadline aplikasi ini adalah 27 Agustus 2017.