dance4life

dance4life

Dimulai dengan tarian, dance4life menekankan pengetahuan akan isu hak dan kesehatan seksualitas dan reproduksi bagi anak muda. dance4life bekerja bersama beragam remaja mulai dari usia 10-18 tahun, baik di sekolah maupun luar sekolah.

Sebanyak 25% dari total penduduk Indonesia adalah anak muda (Sensus Penduduk 2010). Dengan kata lain, ada 62 juta anak muda untuk masa depan bangsa Indonesia. Jumlah tersebut hanya akan menjadi kemajuan bagi masa depan jika anak muda tersebut sehat, berkesempatan dalam pendidikan yang adil, sehingga memiliki etos kerja yang baik. Namun, kesehatan anak muda Indonesia menghadapi tiga tantangan, yaitu: perilaku seksual berisiko yang disebabkan kurangnya pengetahuan soal hak dan kesehatan reproduksi dan seksualitas, HIV AIDS, dan ketergantungan narkotika.

Tantangan-tantangan tersebut tampak jelas dalam yang menunjukkan sebanyak 2,4 juta perempuan melakukan aborsi pada tahun 2012 dan 1/3 dari jumlah tersebut adalah anak muda (BKKBN, 2014), sebanyak 22.869 orang hidup dengan HIV setidaknya sampai September 2014 (Ditjen PP & PL Kemenkes RI, 2014), dan terjadi 93.960 kasus kekerasan seksual selama 13 tahun terakhir terakhir di Indonesia (Komnas Perempuan, 2015).

2,4 juta perempuan melakukan aborsi pada tahun 2012 dan 1/3 dari jumlah tersebut adalah anak muda.

Oleh karena itu, Rutgers WPF Indonesia memulai dance4life sejak tahun 2010. Fokus isu dance4life adalah kehamilan yang tidak diinginkan, kekerasan dalam pacaran, HIV AIDS, dan infeksi menular seksual. Pengetahuan ini disampaikan kepada anak muda melalui empat tahapan, yaitu: Inspire → Educate → Activate → Celebrate.

Inspire
Pada tahap pertama, teman-teman muda diajak untuk berperan aktif dalam menyebarkan kesadaran mengenai HIV AIDS, kekerasan seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan melalui musik dan tarian.

Educate
Educate mengajak teman-teman muda untuk terlibat dalam lokakarya yang interaktif soal pengembangan diri serta pengetahuan dasar mengenai isu-isu dance4life.

Activate
Teman-teman muda akan membagikan pengetahuan yang telah diraih sebelumnya kepada teman sebaya, keluarga, dan lingkungan pada tahap ini.

Celebrate
Setelah ketiga tahap terpenuhi dengan baik, tahap akhir adalah perayaan keberhasilan teman-teman muda dalam menjadi agent4change. Pada tahapan ini, teman-teman muda bisa membuat kegiatan; seperti konser musik, penampilan dance4life drill, dan kegiatan seni pertunjukan lainnya. Melalui Celebrate, teman-teman muda berkomitmen untuk menjadi agen perubahan dan terhubung dengan agent4change di negara-negara lain.

Empat tahapan dance4life: Inspire → Educate → Activate → Celebrate

Program ini telah bekerja sama dengan pihak pemerintah dan stakeholder, di antaranya: Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, dan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional, serta 770 sekolah yang tersebar di lebih dari 10 provinsi. Sejak tahun 2010-2015, dance4life berhasil bekerja sama dengan 72.924 anak muda dan berhasil menumbuhkan 32.297 agent4change.

 

Mitra Kerja
PKBI Sumatera Utara, PKBI Riau, Ikatan Duta Mahasiswa Riau, Yayasan SIKOK, PKBI Lampung, PKBI DKI Jakarta, Yayasan Pelita Ilmu, PMI Jakarta Timur, PKBI Jawa Tengah, PKBI Jawa Timur, PKBI Bali, Ayo Ubud, PMI Denpasar, Youth Forum Papua.

https://www.youtube.com/watch?v=vOLGE9CdkZs