SETARA (Semangat Masa Remaja) untuk siswa SMP

Fakta yang terjadi dalam masyarakat kita adalah masih banyak orangtua yang menganggap tabu ketika harus membicarakan tentang seks dengan anaknya. Kesadaran akan pentingnya memberikan pendidikan seksual pada remaja juga dinilai masih sangat minim. Hal ini ditambah dengan belum tersedianya layanan pendidikan seksualitas yang komprehensif serta berkelanjutan di sekolah.

Kompleksitas permasalahan remaja terus meningkat seiring dengan pertumbuhan fisik dan perkembangan kepribadiannya. Persoalan yang paling menonjol pada masa ini adalah perkembangan perilaku seksualitasnya. Perilaku seksualitas pada remaja secara alami dipengaruhi oleh perkembangan hormon dalam dirinya. Pada masa ini, jika seorang remaja tidak mendapatkan pendidian tentang perilaku seksualitas yang baik dari orangtua, guru, dan lingkungannya, maka bukan tidak mungkin remaja akan rentan berhadapan dengan permasalahan terkait hubungan seks tidak aman, kehamilan tidak diinginkan, tertular infeksi menular seksual, HIV/AIDS, dan narkoba. 

Fakta yang terjadi dalam masyarakat kita adalah masih banyak orangtua yang menganggap tabu ketika harus membicarakan tentang seks dengan anaknya. Kesadaran akan pentingnya memberikan pendidikan seksual pada remaja juga dinilai masih sangat minim. Hal ini ditambah dengan belum tersedianya layanan pendidikan seksualitas yang komprehensif serta berkelanjutan di sekolah. 

Menjadi tanggungjawab bagi RutgersWPF Indonesia bersama dengan PKBI DIY mengembangkan sebuah Program SETARA (Semangat Dunia Remaja) melalui modul untuk dapat memberikan bekal kepada remaja sekolah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) khususnya, tentang seksualitas. Program ini tidak hanya melibatkan remaja sebagai peserta didik tapi juga guru serta elemen sekolah lainnya guna menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif bagi pertumbuhan dan perkembangan remaja di tingkat SMP. 

Pembelajaran Modul SETARA dilakukan dua tahap, yaitu pertama saat di kelas 7 (Kelas 1 SMP) dan kedua adalah kelas 8 (kelas 2 SMP). Materi modul juga dikemas sangat menarik dalam 15 bab yang saling berkaitain, seperti:

  1. Dunia Berawal dari Saya
  2. Perubahan Emosi
  3. Apakah Tubuhmu Berubah
  4. Hubungan Sehat dan Bertanggung Jawab
  5. Gender
  6. Perjuangkan Hakmu
  7. Seksualitas dan Cinta
  8. Kehamilan
  9. Lindungi Dirimu dari IMS
  10. HIV & AIDS
  11. NARKOBA
  12. Cinta Tak Seharusnya Menyakiti
  13. Masa Depan dan Rencananya
  14. Pendidik Sebaya
  15. Pameran

 

Uji coba pelaksanakan program ini pertama kali dilakukan di Yogyakarta pada tahun 2012. Kemudian, program ini dikembangkan di 3 kota lain di Indonesia seperti Jambi, Lampung, dan DKI Jakarta pada tahun 2013.